Saya punya pengalaman liburan yang unik. Dimana saat itu saya dan keluarga berlibur untuk ber-ziarah ke makam Mbah Kakung , di Daerah Purwakarta. Pada hari itu , saya dan keluarga ( kakak, sepupu, dan yang pasti bapak ibu tersayang ) pergi menuju rumah eyang ( panggilan saya terhadap kakek dan nenek saya ) untuk menjemputnya. Karena pada hari itu eyang saya ingin cek kesehatan ke Rumah Sakit Pertamina Jaya , kira-kira pada saat itu jam sudah menunjuk ke arah 7. Setelah kami ngedrop eyang di rumah sakit, kami pun pergi mencari sarapan untuk persiapan di perjalanan menuju Purwakarta. Kami pun menuju daerah Tebet untuk mencari makanan. Sesampai di sana , kami pun memutuskan untuk mencari bubur yang biasa nya menjadi target sarapan bapak dan ibu saya sehabis mengantarkan saya ke sekolah. Kami pun sarapan bubur di dekat sekolah lama saya. Setelah kami menghabiskan sarapannya, kami pun menuju Rumah sakit untuk menjemput eyang kami tercinta. Sesampainya kami di sana, kami pun harus menunggu lagi karena obat dan resep dokter sedang di siapkan. Disana kami menunggu cukup lama , karena disana sangat ramai dengan kakek-nenek yang melakukan cek kesehatan.

             Setelah itu, kami pun pergi ke TASPEN ( TAbungan PEnSiun Nasional ) untuk mengurus pensiun eyang saya. Namun , saat disana saya ,kakak ,dan sepupu saya tidur di mobil karena jika sepupu saya nginep di rumah pasti kami bertiga akan tidur malam. Saat kami bangun, kami sudah samapai tol Cikampek. Namun , saat itu di tol terjadi kecelakaan pada kilometer 22-23. Kami pun mengubah kebosanan dengan mendengarkan radio mau pun cerita di eyang kami. Setelah melewati kilometer 23 kami kira akan lancar selancar lancarnya, ternyata masih terjadi kemacetan karena hari libur. Tetapi, macet yang ke-dua kali tidak separah kemacetan yang pertama. Kami pun menempuh waktu yang tidak sebentar. Dan ternyata terjadi perbaikan jalan di kilometer 42. Saya pun mencoba untuk tidur di tengah kemacetan yang terjadi, tapi tidak bisa! Saya pun mau tak mau harus menikmati kemacetan yang terjadi. Sampai di pintu keluar tol Purwakarta, jarum jam sudah menunjuk angka 12. Padahal saat memulai perjalanan jarum jam menunjuk angka 9, jadi kami menempuh 3 jam hanya untuk di jalan tol pada hari biasa kami hanya memerlukan 2 jam saja.

             Jam 12, PANAS NYA! ! ! Pada awalnya saya berniat untuk makan siang dulu yang restorannya tepat di depan pintu keluar tol, tetapi eyang ingin pergi ke makam dulu. Bukan Orang Tua kalau permintaan nya tidak di turuti, jadi kami pun pergi ke makam dulu. sesampainya di makam kami pun masuk ke gang yang terdapat makam Mbah Kakung. Saya pun berjalan sambil kelaparan menuju makam nya. Saya pun di tegur bapak saya untuk tidak males-malesan, katanya sih takut kesambet ( hihihihi hih serem ). Sesampainya saya di makam , makam itu penuh dengan tumbuhan liar yang tumbuh diatas tanah makam itu. Matahari pun semakin panas, saya pun ingin meminjam payung, namun sedang dipakai eyang. Saya pun mengalah lagi untuk yang kedua kalinya. Lalu kami pun membersihkan tanaman itu. Lalu kami berdoa dan menyiram makam dengan air bersih. Kami tidak hanya mengunjungi makam Mbah Kakung, tapi kami mendatangi kedua kakak eyang saya. Kami pun mendatangi makam itu dan melakukan hal yang sama seperti ke makam Mbah kakung. Dan satu lagi pun sama dengan yang tadi.

             Setelah dari makam , saya kira kami akan langsung pergi makan, namun bapak saya ingin pergi ke alun-alun kota Purwakarta. Saya pun menuruti saja , sesampainya disana kami pun jalan jalan dan foto-foto, namun kami tidak melupakan kewajiban untuk muslim yaitu Shalat. Saya ,kakak ,sepupu, dan bapak saya mengambil air wudhu. Dan siap melaksanakan Shalat Dzuhur. Setelah itu kami pun langsung pergi makan , dalam perjalanan saya pun hampir pingsan menahan lapar ( LEBAY ! ). Sesampainya kami Rumah Makan Ciganea saya langsung mencari meja untuk saya makan . Disana terdapat makanan Sunda & makanan Jawa. Seperti ‘ BIASA ‘ saya langsung menyomot ayam goreng dari piring nya. Di sana adalah tempat makan langganan keluarga saya jika sedang berziarah juga. Kami pun menuju pulang lewat tol Cikampek lagi , karena memang itu satu satunya jalan menuju Bekasi dengan cepat. Jarum jam sudah menunjukan angka 4, dan itu berarti saya ber ada di Purwakarta sudah memakan waktu 4 jam . Kesukaan saya terhadap Purwakarta adalah saat pulang lewat tol Cikampek , karena pemandangan nya sangat indah . Sesampai saya di Bekasi, tepetnya di rumah eyang itu sudah jam 6 sore. Dan sampainya di rumah saya , saya langsung mandi lalu makan malam dan kegiatan yang sangat nikmat jika menempuh hari yang panjang ,yaitu TIDUR.

             Terima kasih telah membaca pengalaman saya tentang liburan yang menjadi tradisi bagi keluarga saya, oh iya fotonya ada di bawah ya.            

             Inilah foto saat berada di makam:

makam

             Kalau yang ini kami berada di Alun-Alun kota Purwakarta:

             Setelah melihat foto-foto nya , terus baca blog saya ya TERIMA KASIH !

Iklan

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can alway preview any post or edit you before you share it to the world.